Tugas Studi Kasus

NAMA           : Ayu Wulandari

NPM               : 31412302

 

  1. Apa sebenarnya kepakaran dari seorang sarjana teknik Industri?

Jawab:

Seorang sarjana teknik industri memiliki bidang kepakaran yang cukup luas. Teknik industri merupakan perpaduan dari bidang ilmu sosial dan sains. Peran utamanya adalah merancang dan memperbaiki. Khusus untuk sarjana teknik industri, yang dirancang dan diperbaiki adalah sistem kerja. Seorang sarjana teknik industri yang sebenarnya dapat menganalisis sistem kerja yang ada dan memperbaikinya sehingga sistem dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya. Seorang sarjana teknik industri juga harus mampu untuk menentukan solusi yang teroptimal sehingga keuntungan dapat dimaksimalkan dengan modal yang seminimal mungkin. Inti dari seluruh keahlian yang harus dimiliki oleh sarjana teknik industri adalah bagaimana meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas dalam suatu sistem kerja.

Kepakaran dari seorang sarjana teknik industri pada dasarnya dapat dibagi ke dalam 3 bidang keahlian, yaitu:

a.Sistem manufaktur

Sistem manufaktur berkaitan dengan sistem produksi, perencanaan dan pengendalian produksi, pemodelan sistem, perancangan tata letak pabrik, dan ergonomi. Tujuan dari memiliki keahlian dalam bidang sistem manufaktur ini adalah untuk dapat meningkatkan kualitas, produktivitas, dan mengefisiensikan input yang terdiri dari manusia, mesin, material, energi, dan informasi.

b. Manajemen industri

Manajemen industri adalah bidang keahlian yang di dalamnya mencakup manajemen keuangan, manajemen kualitas, manajemen inovasi, manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, manajemen keputusan dan ekonomi teknik.

c. Sistem industri dan tekno ekonomi

Sistem industri dan tekno ekonomi adalah bidang keahlian yang mencakup statistika industri, sistem logistik, logika pemrogaman, penelitian operasional dan sistem basis data. Inti dari seluruh keahlian yang harus dimiliki oleh sarjana teknik industri adalah bagaimana meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas dalam suatu sistem kerja.

 

  1. Tuliskan karakter-karakter tidak ber-ETIKA menurut kalian dalam kehidupan sehari-hari (beri 5 contoh dan analisa)

Jawab:

a. Merendahkan orang lain

Karakter ini jika dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan sikap sombong. Merendahkan orang lain seharusnya tidak dilakukan karena suatu saat orang tersebut pasti memerlukan bantuan dari orang-orang yang pernah direndahkannya tersebut.

b. Tidak toleransi terhadap suku bangsa dan penganut agama lain

Karakter ini dapat merusak persatuan negara dan menimbulkan perpecahan dalam masyarakat.

c. Tidak menepati janji

Karakter ini jika dibiarkan akan mengakibatkan orang tersebut tidak dipercaya oleh orang-orang di sekitarnya. Kepercayaan yang diberikan pada seseorang mahal harganya dan dapat hilang dalam sekejap ketika orang tersebut ternyata mengecewakan kita.

d. Berbicara kasar

Sudah jelas berbicara kasar sangatlah tidak dianjurkan terutama ketika seseorang sedang berbicara dengan orang yang lebih tua atau memiliki jabatan diatasnya, karena penilaian seseorang dilihat dari penampilan, sopan dalam bersikap, dan santun dalam bicara.

e. Menyelak

Dimanapun dan bagaimanpun keadaannya menyelak itu akan menimbulkan pertengkaian bagi orang yang diselak, sudah jelas bahwa orang yang menyelak berarti dia tidak memikirkan orang lain.

 

  1. Tuliskan aktivitas tidak ber-ETIKA profesional dalam bekerja (beri 5 contoh dan analisa) berdasarkan pendapat pribadi.

Jawab :

a. Mengumbar rahasia perusahaan.

Tidak ada tempat yang sempurna seperti halnya tempat kerja. Sebagai seorang profesional sudah seharusnya orang tersebut menjaga rahasia perusahaan dan tidak mengumbar kekurangan dari perusahaan tersebut.

b. Membawa masalah pribadi dalam pekerjaan.

Terkadang hubungan dengan rekan kerja dapat memburuk. Seharusnya masalah pribadi yang ada tidak dibawa ke dalam pekerjaan karena dapat menghambat pekerjaan di tempat kerja.

c. Tidak mengikuti peraturan

Seorang pekerja tidak dapat mengikuti peraturan perusahaan tsb, maka dianggap tidak memiliki etika professional, karena setiap perusahaan pasti memiliki peraturan-peraturan yang wajib dilaksanakan.

d. Tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugas

Seorang pekerja dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya. Jika tidak, maka dianggap tidak memiliki etika professional.

e. Memakai jabatan sebagai senjata utama

Seorang direktur yang baik bukan hanya memerintah dan menerima hasil pekerjaan karyawannya tetapi juga peduli terhadap bawahannya, memberikan apresiasi dan kepedulian bagi setiap para pekerjanya, serta terjun langsung untuk mengontrol dan mengawasi pegawainya, perusahaan akan berjalan dengan harmoni dan berkembang pesat apabila karyawan dan atasannya dapat bekerja sama dengan baik dan memiliki hubungan yang baik sehingga setiap pekerja sangat menikmati pekerjaannya.

 

  1. Berikan contoh profesi yang sesuai untuk sarjana teknik Industri, serta jelaskan jobdesknya.

Jawab :

Dalam buku sumber, profesi teknik industri memiliki kompetensi-kompetensi berikut:

a. Work Design and Measurement

Teknik mengukur performa kerja supaya standar waktu kerja dapat ditentukan. Dengan begitu, jadwal kerja harian dapat dirancang dari jadwal produksi total (jangka panjang). Di bidang ini juga digunakan Predetermined Time Systems.

b. Plant Location and layout

Kemampuan tata letak dan lokasi pabrik, meliputi mengumpulkan, melakukan kompilasi, dan mengevaluasi data yang diperlukan untuk membuat keputusan lokasi terbaik untuk pabrik.

c. Engineering Economy

Kemampuan mengimplementasikan sisi ekonomi dalam engineering. Sesuai yang diajarkan oleh Henry Towne.

d. Production Planning and Inventory Control

Kemampuan mengeset level keseluruhan output manufaktur untuk mendapatkan rating produksi yang bisa meraih target perusahaan dan menjaga production force tetap stabil.

e. Statistical Quality Control

Kemampuan mendata output kerja secara statistik.

f. Linear Programming

Kemampuan menyederhanakan langkah kerja dan juga menyusun sistem kerja yang linear sehingga mempermudah produksi.

g. Operations Research

Kemampuan untuk survei dan riset mengenai sistem operasi yang baik dan efisien.

Dengan keahliannya, profesi-profesi yang tersedia bagi seorang sarjana teknik industri di antaranya:

a. Konsultan

Seorang sarjana teknik industri dapat mengevaluasi sitem kerja sebuah perusahaan dan mendesain sebuah solusi sistem yang lebih baik, untuk meningkatkan produktifitas perusahaan. 6 fungsi utama dari seorang Konsultan, yaitu:

  • Mengembangkan dan mengoptimalisasikan potensi-potensi yang ada dalam suatu perusahaan atau industri.
  • Memberikan saran-saran, menerapkan pengalaman-pengalamannya dalam suatu perusahaan.
  • Menganalisa permasalahan yang ada dalam suatu perusahaan.
  • Sebagai katalisator, dengan mengembangkan sistem manajerial.
  • Mengadakan pelatihan dan pembelajaran.
  • Menginovasikan, memadukan, dan menerjemahkan teknologi, program, dan pemecahan masalah.

b. Supervisor

Bidang ini mengawasi jalannya sistem produksi di pabrik. Supervisor membutuhkan pengetahuan tentang ergonomi kerja, statistik dan ilmu teknik industri lainnya.

c. Manajer

Sejak ditemukannya “scientific management” oleh Taylor dan “administrative and behaviour management”, sarjana teknik industri memiliki kompetensi untuk mengatur dan mengoptimasi kerja organisasi.

 

Sumber :

http://dyadeandra.blogspot.co.id/2015/03/etika-profesi.html

http://iskfreund.tumblr.com/post/90304466591/etika-profesi

http://Ffuruhitho.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F31549%2FETIKA%2BPROFESI%2Bteknik%2Bindustri%2B2.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s