GENERASI DAN REGENERASI

Nama              : Ayu Wulandari

Kelas               : 2ID04

NPM               : 31412302

 

GENERASI DAN REGENERASI

  1. A.    PENGERTAIN GENERASI

Generasi adalah semua orang yang lahir kira-kira pada waktu yang sama.  Apabila diterapkan pada hubungan keluarga, generasi dapat diartikan sekelompok keturunan. Istilah generasi dapat digunakan sebagai satuan ukuran waktu sehubungan dengan waktu-waktu yang telah silam atau yang akan datang. Generasi dapat juga diartikan sebagai golongan, yaitu orang-orang yang dicirikan oleh sifat-sifat atau keadaan-keadaan tertentu.

  1. B.     PENGERTIAN REGENERASI

Regenerasi adalah sebuah perpindahan kesempatan untuk bertumbuh. Pertumbuhan ini adalah bagian yang penting dari proses pembelajaran. Orang-orang “lama” yang telah berada di  harus bisa mempertanggung jawabkan kedewasaannya dan berpindah ke pelayanan yang lebih luas. Sementara orang-orang “baru” diberi kesempatan  untuk melanjutkan “perjuangan”. Sebagian orang memaknainya sebagai siklus yang wajib dilalui. Sebagian lagi memaknainya biasa-biasa saja.

  1. GENERASI, REGENERASI, DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Di Indonesia, dianggap telah ada empat generasi, yaitu generasi ‘20-an, generasi ’45, generasi ’66, dan generasi reformasi (’98). Suatu generasi harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pada zamannya, melaksanakan pembangunan dengan sumber daya yang ada dan akan ada, serta menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan dari pembangunan dan sumber daya-sumber daya tersebut. Untuk itu diperlukan adanya suatu sistem dan mekanisme pembangunan dalam keseluruhan yang melibatkan semua pihak, baik aparatur, peraturan, pengawas, maupun rakyatnya (grass-root).

Selain itu, diperlukan juga kajian-kajian sosial seperti ekonomi, kependudukan (demografi) dan ekologi untuk pendukungnya. Cara pandang kita terhadap pengertian generasi, baik dari sisi terminologi maupun fakta dan persepsinya tidak dapat dilakukan dengan terlalu sederhana.

Dari generasi ke generasi selalu memunculkan permasalahan yang khusus dan pola penyelesaiannya akan khas pula tergantung faktor manusia dan kondisi yang ada pada zamannya. Masing-masing generasi mencoba menjawab tantangan yang khas pada masanya dan seharusnyalah dipandang secara holistik (menyeluruh) untuk mempelajari dan mengkajinya.

       Pemahaman tentang sejarah dan wawasan yang luas sangat mempengaruhi tantang penilaian dan persepsi terhadap keberadaan suatu generasi dan masyarakat secara keseluruhan. Bila kita kaitkan antara generasi dengan pembangunan, maka keberadaan generasi tidak akan terlepas dari karakter dan ciri-ciri penduduk suatu bangsa beserta kondisinya.

       Masalah penduduk yang meliputi jumlah, komposisi, persebaran, perubahan, pertumbuhan dan ciri-ciri penduduk berkaitan langsung dengan perhitungan-perhitungan pembangunan, baik konsep, tujuan maupun strategi pembangunan suatu bangsa. Penduduk suatu bangsa dapat merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan (sumber daya), tetapi jika tidak dipelajari dan disesuaikan akan dapat menjadi faktor penghambat yang cukup penting pula.

       Masing-masing negara mempunyai kebijakan regenerasi yang berbeda dalam menangani masalah penduduk dan dalam melakukan kaderisasi. Pembangunan yang ideal ialah pembangunan yang harus disikapi dengan arif, cermat dan dengan konsep yang berkelanjutan (sustainable development), disesuaikan dengan kondisi dan karakter bangsa itu sendiri.

 

Daftar Pustaka

http://frillyfayraitaru.wordpress.com/2013/11/17/generasi-dan-regenerasi/

http://dliya060190.blogspot.com/2010/11/kependudukan-generasi-dan-pembangunan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s