KAJIAN KEBUDAYAAN MANUSIA ABAD PERTENGAHAN

NAMA       : AYU WULANDARI

KELAS      : 1ID01

NPM          : 31412302

 

 

 

 

 

RENAISSANCE

 

Secara etimologi Renaissance berasal dari bahasa Latin yaitu kata re berarti kembali dan naitre berarti lahir. Secara bebas kata Renaissance dapat diartikan sebagai masa peralihan antara abad pertengahan ke abad modern yang ditandai dengan lahirnya berbagai kreasi baru yang diilhami oleh kebudayaan Eropa Klasik (Yunani dan Romawi). Renaissance berjaya pada abad 15 – 17 M . Peristiwa yang menjadi latar belakang munculnya Renaissance adalah Perang Salib. Karena pada saat itu gereja dan kerajaan di Eropa bisa di bilang dalam keadaan lemah karena sedang berperang. Hal itu memberikan peluang kepada para seniman, ilmuan, dan para kaum humanis untuk mendobrak tradisi lama dan mengembalikan kejayaan Eropa seperti pada zaman Romawi dan Yunani kuno.

Renaissance berbagai kreativitas sangat diatur oleh gereja. Dominasai gereja sangat kuat dalam berbagai aspek kehidupan. Agama Kristen sangat mempengaruhi berbagai kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Seolah raja tidak mempunyai kekuasaan, tetapi justru gereja yang mengatur pemerintahan. Berbagai hal diberlakukan demi kepentingan gereja, tetapi hal-hal yang merugikan mereka akan mendapat balasan yang sangat kejam. Contohnya, pembunuhan Copernicus mengenai teori tata surya yang menyebutkan bahwa matahari pusat dari tata surya, tetapi hal ini bertolak belakang dari gereja sehingga Copernicus dibunuh.

Pemikiran manusia pada Abad Pertengahan ini mendapat doktrinasi dari gereja. Hidup seseorang selalu dikaitkan dengan tujuan akhir (ekstologi). Kehidupan manusia pada hakekatnya sudah ditentukan oleh Tuhan. Maka tujuan hidup manusia adalah mencari keselamatan. Pemikiran tentang ilmu pengetahuan banyak diarahkan kepada teologi. Pemikiran filsafat berkembang sehingga lahir filsafat scholastik yaitu suatu pemikiran filsafat yang dilandasi pada agama dan untuk alat pembenaran agama. Oleh karena itu disebut Dark Age atau Zaman Kegelapan.

Dengan adanya berbagai pembatasan yang dilakukan pihak pemerintah atas saran dari gereja maka timbulah sebuah gerakan kultural, pada awalnya merupakan pembaharuan di bidang kejiwaan, kemasyarakatan, dan kegerejaan di Italia pada pertengahan abad XIV. Sebelum gereja mempunyai peran penting dalam pemerintahan, golongan ksatria hidup dalam kemewahan, kemegahan, keperkasaan dan kemasyuran. Namun, ketika dominasi gereja mulai berpengaruh maka hal seperti itu tidak mereka peroleh sehingga timbullah semangat Renaissance.

Renaissance muncul dari timbulnya kota-kota dagang yang makmur akibat perdagangan mengubah perasaan pesimistis (zaman Abad Pertengahan) menjadi optimistis. Hal ini juga menyebabkan dihapuskannya system stratifikasi sosial masyarakat agraris yang feodalistik. Maka kebebasan untuk melepaskan diri dari ikatan feodal menjadi masyarakat yang bebas. Termasuk kebebasan untuk melepaskan diri dari ikatan agama sehingga menemukan dirinya sendiri dan menjadi fokus kemajuan. Antroposentris, yaitu pandangan hidup yang menganggap bahwa manusia adalah pusat segalanya di dunia ini, sehingga baik buruknya segala sesuatu di dunia ini, demikian pula sejarah manusia adalah ditentukan atau berpusat pada manusia itu sendiri. Antroposentrisme menjadi pandangan hidup dengan humanisme menjadi pegangan sehari-hari. Selain itu adanya dukungan dari keluarga saudagar kaya semakin menggelorakan semangat Renaissance sehingga menyebar ke seluruh Italia dan Eropa.

 

KARAKTERISTIK RENAISSANCE

 

Pada awalnya berkembangnya Rennaisance karena peranan golongan Humanisme. Kaum humanis itumerupakan kelompok orang yang mengabdikan hidupnya untuk mempelajari dan mendalami buku-buku karya Pusataka Klasik antara lain buah pikiran Sokrates, Plato dan para filsuf Yunani yang lain. Kaum Humanis terdiri dari sastrawan, seniman, ahli agama/teologi, guru kaum borjuis, orator (ahli pidato) dan sebagainya. Sikap hidup kaum Humanis antara lain :

 

1. Kritis dan tidak mudah percaya tanpa bukti nyata (skeptis)

2. Menentang terhadap tradisi lama

3. Sekularisme (sikap mengutamakan keduniawian dan hidup di dunia ini). Hal ini dikenal melalui pandangan hidupnya berbunyai “Carpe Diem” (nikmatilah hidup) yang bertolak belakang dengan pandangan hidup pada abad pertengahan yaitu “ momento mori” (ingatlah hari sesudah mati)

4. Record breaker, memecahkan rekor menghasil karya-karya yang terkenal

ARSITEKTUR RENAISSANCE

 

            Arsitektur Renaisance memperlihatkan sejumlah ciri khas arsitektur. Munculnya kembali langgam langgam Yunani dan Romawi seperti bentuk tiang langgam Dorik, Ionik, Korintia dan sebagainya; (meskipun pada perkembangan selanjutnya peng-gunaan langgam tersebut mulai berkurang) dapat disampaikan sebagai ciri yang pertama. Bentuk-bentuk denahnya sangat terikat oleh dalil-dalil yang sistematik, yaitu bentuk simetris, jelas dan teratur dengan teknik konstruksi yang bersahaja (kalau dibandingkan dengan masa sekarang, masa abad 20 khususnya).

Di satu pihak, ketaatan pada dalil-dalil ini mencerminkan perlakuan yang diberlakukan pada arsitektur yakni, arsitektur ditangani dengan menggunakan daya nalar atau pikiran yang rasional. Perlakuan yang menggunakan daya nalar ini sekaligus menjadi titik penting perjalanan arsitektur Barat mengingat sebelumnya arsitektur sepenuhnya diperlakukan hanya dengan menggunakan daya rasa seni bangunan. Dengan kesetiaan pada dalil itu pula sebaiknya kehadiran detil dan perampungan yang ornamental maupun dekoratif diposisikan. Maksudnya, unsur-unsur yang ornamental dan dekoratif dari bangunan dihadirkan sebagai penanda dan penunjuk bagi dalil-dalil yang digunakan. Sebuah ilustrasi sederhana dapat disampaikan di sini untuk memberikan penjelasan tentang hal itu.Jadi, dalam masa Renaisans ini terjalinlah kesatuan gerak dalam berarsitektur, yakni kesatutan gerak nalar dan gerak rasa. Di masa ini pula arsitektur Yunani dan Romawi ditafsir kembali (reinterpretation) dengan menggunakan nalar (di-matematik-kan) dengan tetap mempertahankan rupa-pokok Yunani (pedimen dan pilar atau kolom yang menandai konstruksi balok dipikul tiang)) serta Romawi (bangun dan konstruksi busur, yakni konstruksi bagi hadirnya lubangan pada konstruksi dinding pemikul).

 

PERKEMBANGAN SENI RUPA ZAMAN RENNAISANCE

 

            Memasuki abad Renaissance, muncul adanya gejala kapitalisme dan individualisme. Sehingga muncul kelompok baru dalam masyarakat yang amat menentukan bagi perkembangan kebudayaan pada saat itu, yaitu kelompok “borjuis”. Demikian pula dalam perkembangan kehidupan seni rupa pada saat ini banyak para seniman yang dibiayai untuk membuat suatu karya seni berdasarkan atas pesanan; lukisan pada saat itu sudah dianggap sebagai suatu lambing status kekayaan bagi seseorang.

Jika pada masa Gothik banyak terlihat gejala komposisi arsitektur vertikal, pada masa Renaissance memiliki gejala mengarah poda sifat horizontal. Ketaatannya terhadap hukum alam amat mempengaruhi dalam kehidupan seni rupanya, hal tersebut tampak pada cara pengolahan warna, anatomi, perspektif, cahaya, komposisi dan tema. Dalam seni patung pun tema-tema tak lagi berkisar pada tema keagamaan saja, namun manusia pun telah menjadi objek perhatian. Sebagai pelukis, Giotto lah seniman yang pertama kali menginjakkan kaki pada masa Renaissance. Hal tersebut didasarkan pada gejala untuk yang pertama kali dalam karya lukis lebih ditekankan pada aspek alamiah manusia, bukan pada aspek rokhaniahnya.

Renaisance adalah suatu periode sejarah yang mencapai titik puncaknya kurang lebih pada tahun 1500. Masa ini ditandai oleh kehidupan yang cemerlang di bidang seni, pemikiran maupun kesusastraan yang mengeluarkan Eropa dari kegelapan intelektual abad pertengahan. Masa Renaissance bukan suatu perpanjangan yang berkembang secara alami dari abad pertengahan, melainkan sebuah revolusi budaya, suatu reaksi terhadap kakunya pemikiran serta tradisi Abad pertengahan. Perkembangan pertama Renaissance terjadi di kota Firenze. Keluarga Medici yang memiliki masalah dengan sistem pemerintahan kepausan menjadi penyokong keuangan dengan usaha perdagangan di wilayah Mediterania yang telah diceritakan pada pembahasan sebelumnya pada sub bab Rennaissance di Italia.

Berawal dari kota Firenze. Setelah kekalahan dari Turki, banyak sekali ahli sains dan kebudayaan (termasuk pelukis) yang menyingkir dari Bizantium menuju daerah semenanjung Italia sekarang. Dukungan dari keluarga Medici yang menguasai kota Firenze terhadap ilmu pengetahuan modern dan seni membuat sinergi keduanya menghasilkan banyak sumbangan terhadap kebudayaan baru Eropa. Seni rupa menemukan jiwa barunya dalam kelahiran kembali seni zaman klasik. Pada akhirnya, pengaruh seni di kota Firenze menyebar ke seluruh Eropa hingga Eropa Timur.

DAMPAK RENAISSANCE

  • Kemunculan aliran pemikiran yang mementingkan kebebasan akal seperti alirn baru Eropa hingga abad ke 18
  • Itali telah menjadi pusat ilmu yang terkenal di Eropa pada abad ke 15. 
  • Renaissance telah membentuk masyarakat perdagangan yang berdaya maju.
  • Melahirkan tokoh-tokoh pemikir seperti Leonardo de Vinci yang terkenal sebagi pelukis, pemusik dan ahli falsafah serta jurutera.
  • Melahirkan ahli-ahli sains terkenal seperti Copernicus dan Galileo.
  • Melahirkan ahli matematik seperti Tartaglia dan Cardan yang berusaha menguraikan persamaan ganda tiga.
  • Renaissance telah melahirkan tokoh-tokoh perubatan di Eropa.
  • Renaissance telah melahirkan masyarakat yang lebih progresif dan wujud semangat inquiri sehingga membawa kepada aktivitis penjelajahan.
  • Tumbuhnya kebebasan, kemerdekaan, dan kemandirian individu.
  • Berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.
  • Runtuhnya dominasi gereja.
  • Menguatnya kedudukan kaum bourgeois sehingga mereka tumbuh menjadi kelas penguasa.
  • Mendorong pencarian daerah baru sehingga berkobarlah era penjelajahan samudera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s